Skip to main content

Create MVC Pattern Using Echo Framework #GolangDev

Hi, Back again. today I am gonna share about Go Language, yes it is a new programming language that really fast growing this day, so many startup using it, especially in indonesia, there is a Gojek, Dana, Tiket and many more. Go Lang is a programming language found by google engineer, this language is a multi paradigm language, you could use it as functional programming or treat it like an OOP bases.

Echo is an framework that use Golang as a main language, to use a fast and reliable backend/web apps, as you know Golang has a really fast performance than other language, one of the reason is because its compiled not interpreted, so the Echo claim that its 10x faster. insane right ? Actually I didn't test the performance yet, but yeah for newbie like me in golang its not the main thing that you must understand, so the thing that we should know is how we actually can do with Golang. 

I am person with MVC bases, before jump to golang, I have experience with Laravel, you know its typically MVC pattern bases, so to make me comfortable with new environment, I try to treat Golang to be a MVC bases to make a web apps. Hence Golang could do the seem thing without overwhelming to built as MVC.

Firstly install the Echo Framework using go get command, look at the documentation here.

I am using Echo because this framework is already present a router, controller, view unfortunately not the model, so if you need a models, I recomend you to use Gorm. Gorm is a package to manage a model and migration, you could define table and relation in one file model, just like a ORM do. if you dont know ORM, maybe this article will help you. another best thing is Gorm could be your migration too, so you could define a table and column name in the model, and apply the migration from the seem file. it's really good approach and applied DRY principal.

If you already have gorm installed, now you could create fundamental MVC folder structure to grouping the Models, Controller, and Views files.

Because I am people who really like the laravel structure folder, so I put any folder from laravel that I think it might be required. then the structure just link this.

If you know Laravel or Ruby on Rails, you might be familiar.

see the complete code here. Happy coding ^_^

Popular posts from this blog

Tutorial Hydra Part II ( Bruteforce Login Website )

Relate Search : Hydra, Cracking, Hacking, Bypass, Facebook, Twitter, Login, Website, Security, Terminal. Bruteforce Login Website adalah suatu teknik dimana kita akan melakukan penetrasi dengan cara masuk ke dalam suatu website yang memiliki proteksi login, dengan cara ilegal yaitu melakukan penebakan user dan password secara masal. teknik bruteforce tidak hanya bisa di gunakan di website, tapi juga bisa di lakukan di lingkungan lain seperti login apps, login windows, login email dll. pada tutorial kali ini saya akan melanjutkan sesi dari tutorial hydra. dan sekarang sudah mencapai part II, dengan judul " bruteforcing login website" , pada tutorial hydra part I saya menggunakan mode GUI untuk melakukan cracking, tapi untuk sekarang saya akan menggunakan versi Consolenya. teknik ini memanfaatkan Bug method GET yang di miliki website, pada praktiknya nanti saya akan menggunakan website yang saya buat sendiri, jadi dan menggunakan localhost sebagai servernya. tu

Laravel Tips : Membuat Model, Migration dan Controller dengan Sekali Jalan

  php artisan adalah generator laravel yang berfungsi untuk membuat file kodingan dengan mudah, seperti membuat controller, model, seeder, migration dan masih banyak lagi. artisan hanya bisa di lakukan di dalam lingkungan console, seperti cmd dan terminal. berikut akan saya tunjukan cara membuat controller, model, migration menggunakan php artisan. # membuat controller ketikkan perintah di bawah ini php artisan make:controller BlogController # membuat model ketikkan perintah di bawah ini php artisan make:model Blog # membuat migration ketikkan perintah di bawah ini php artisan make:migration blog # membuat seeder ketikkan perintah di bawah ini php artisan make:seeder BlogSeeder # membuat migration, controller, dan model sekaligus ketikkan perintah di bawah ini php artisan make:model -crm Blog perintah di atas akan mengenerate controller dengan nama BlogController dengan keadaan Resource method tertulis, model

Laravel Library : Melihat Error Log Laravel Menggunakan Library Laravel Log Viewer

# Problem  Error di laravel sering terjadi pada saat proses developing berjalan, pada saat terjadi error laravel memiliki notif atau pemberitahuan error secara gui, jadi developer bisa mengerti lebih jelas untuk membenarkan error yang terjadi.  permasalahan yang seringkali terjadi pada pembuatan aplikasi berbasis laravel adalah saat website udah di upload ke server production dengan setting environment debug=false , maka saat terjadi error di suatu aksi tidak akan di munculkan errornya secara gui, apalagi yang mendapati error adalah user, jadi developer tidak akan tau ada error apabila user tidak melakukan laporan. nah untuk menyelesaikan masalah itu, kita dapat menggunakan error log viewer  yang di buat oleh   rap2hpoutre  , library ini berfungsi untuk mendata atau melist semua error yang terjadi saat aplikasi kita pada lingkungan production, jadi developer bisa memantau apabila terdapat error saat user menggunakan website kita.  penampakannya seperti ini  :