Skip to main content

Switching Validator Language in Echo Framework #GolangDev

pixabay.com


Hello everyone, for right now I wanna share how to switch language validator in the echo framework. this framework actually using the go-playground library as its default validator. so if you wanna use a validator and have a limited example to read, just go to this repository, you can find more examples about its usability. don't forget to hit the stars, it's very useful. 


In my case, I have an issue that my current project needs me to translate the validator error message from English into Bahasa Indonesia. there is an example in the go-playground validator repository that we can switch the validator message into another language. Thank god, there is an Indonesian developer who contributes that repository to translate the message into Bahasa Indonesia. 

after implementing code from go-playground documentation, then I got next issue, the thing is we need to implement the current docs into the echo framework version, which is not suitable at all, you will find an error, and then my mind got stuck, and I got an hour to think about it.

after an hour of reading the library, reading the documentation, reading the echo framework version, and then I got a suitable solution and very nice implementation, and I think you would think the same. then Here is the gist.


Popular posts from this blog

Laravel Tips : Membuat Model, Migration dan Controller dengan Sekali Jalan

  php artisan adalah generator laravel yang berfungsi untuk membuat file kodingan dengan mudah, seperti membuat controller, model, seeder, migration dan masih banyak lagi. artisan hanya bisa di lakukan di dalam lingkungan console, seperti cmd dan terminal. berikut akan saya tunjukan cara membuat controller, model, migration menggunakan php artisan. # membuat controller ketikkan perintah di bawah ini php artisan make:controller BlogController # membuat model ketikkan perintah di bawah ini php artisan make:model Blog # membuat migration ketikkan perintah di bawah ini php artisan make:migration blog # membuat seeder ketikkan perintah di bawah ini php artisan make:seeder BlogSeeder # membuat migration, controller, dan model sekaligus ketikkan perintah di bawah ini php artisan make:model -crm Blog perintah di atas akan mengenerate controller dengan nama BlogController dengan keadaan Resource method tertulis, model

Tutorial Hydra Part II ( Bruteforce Login Website )

Relate Search : Hydra, Cracking, Hacking, Bypass, Facebook, Twitter, Login, Website, Security, Terminal. Bruteforce Login Website adalah suatu teknik dimana kita akan melakukan penetrasi dengan cara masuk ke dalam suatu website yang memiliki proteksi login, dengan cara ilegal yaitu melakukan penebakan user dan password secara masal. teknik bruteforce tidak hanya bisa di gunakan di website, tapi juga bisa di lakukan di lingkungan lain seperti login apps, login windows, login email dll. pada tutorial kali ini saya akan melanjutkan sesi dari tutorial hydra. dan sekarang sudah mencapai part II, dengan judul " bruteforcing login website" , pada tutorial hydra part I saya menggunakan mode GUI untuk melakukan cracking, tapi untuk sekarang saya akan menggunakan versi Consolenya. teknik ini memanfaatkan Bug method GET yang di miliki website, pada praktiknya nanti saya akan menggunakan website yang saya buat sendiri, jadi dan menggunakan localhost sebagai servernya. tu

Mengapa .env File Laravel Tidak Terupload / Tercommit ke Git

.env file atau bisa kita bilang "environment file" atau file yang berisi variable constan untuk memberikan value secara global ke dalam aplikasi kita. file ini berisi variable dan value yang sensitif yang membuatnya sangat riskan atau beresiko apabila di ketahui oleh orang yang tidak bertanggung jawab. contoh  seperti berikut ini file .env di atas memiliki informasi sensitif seperti host, user dan password dari database kita. maka dari itu kita sebagai developer harus pintar-pintar untuk memperlakukan .env file ini, secara default apabila kita upload ke hosting atau vps file .env ini tidak akan bisa di akses secara global dari host kita, karna letak root host kita ada di folder public yang notabene berada di satu level ke atas folder dari posisi .env. jadi user awam tidak akan bisa mengakses dari host kita eg : http://angon.dev/.env . nah kalo ke git gmn? apabila kita menggunakan version controller seperti github, gitlab, bitbucket. secara default git akan mem