Jumat, 12 April 2019

Menggunakan GIT di XCODE #IOSDEV

Hallo semuanya kali ini saya mau berbagi tutorial tentang cara untuk menggunakan git di xcode, git adalah salah satu tools untuk version control suatu software yang kita buat agar dapat di ketahui jejak track codingan kita dan juga kita bisa berkolaborasi dengan orang lain untuk membangun software bersama sama. nah di IDE xcode sudah diberikan fitur khusus untuk mengkoneksikan xcode project kita ke git repository, gmn caranya? ayok kita lakukan bersama sama.

#REQUIREMENT
  • github account
  • git terinstall di laptop
  • ssh public key local laptop kalian sudah terinstall di github account kalian
#LANGKAH-LANGKAHNYA


1. buat repository terlebih dahulu seperti ini


2. copy link repository online kalian menggunakan link ssh (optional: kalian bisa pakai http)


3. tambahkan remote repository pada xcode. klik source control navigation > pilih Remotes > klik kanan > Add Existing Remote > Paste link repository kalian tadi .


4. klik menu Source Control > Fetch and Refresh Status



5. Lakukan Commit. Klik menu Source Control > Commit . 


6. lakukan Pull. klik menu Source Control > Pull.


7. lakukan Push. klik menu Source Control > Push.


8. check jika file sudah terupload di repository.


Sekian, semoga bermanfaat ^_^

Kamis, 11 April 2019

Cara Mengunci Orientasi Aplikasi IOS di XCODE #IOSDEV

Hallo semuanya, kali ini saya mau share tentang cara mengunci orientasi dari aplikasi IOS yang ingin kalian buat agar bisa tetap di orientasi yang kalian inginkan, entah itu potrait atau landscape seperti gambar berikut.


mengapa kita membutuhkan ini? karna kebutuhan aplikasi kita beda2, ada yang membutuhkan orientasi landscape aja seperti game COC, atau ada yang hanya membutuhkan potrait aja seperti aplikasi onlineshop.

pada kali ini saya mau kasih tips agar orientasi aplikasi kalian bisa menjadi potrait atau landscape aja, berikut caranya. pada halaman awal pada kalian create project, klik tab general, lalu cari section Deployment Info


pada menu device orientation kalian tinggal pilih sesuai dengan kebutuhan aplikasi kalian .
okey cukup sekian, see you. ^_^

Kamis, 04 April 2019

Membuat Aplikasi IOS Pertama pada Iphone Xr #IOSDEV



Hallo semuanya, kali ini saya mau berbagi tentang ilmu yang baru saja saya dapatkan, yaitu membuat aplikasi IOS pada project pertama saya yang bernama TRUMPet. Project ini saya upload ke github, bagi kalian yang pengen nyoba langsung bisa ke link dibawah ini :


Project ini saya dapat dari tutorial berikut :


sebelum masuk ke langkah langkahnya, kalian perlu untuk mendownload terlebih dahulu asset yang akan kita pakai, silahkan download dibawah ini 


setelah kalian download, silahkan extract.

buat project baru seperti berikut. 

pilih single view app lalu next. lalu pastikan anda mengisi point2 berikut :

1. Product Name
2. Team
3. Organization name
4. Organization Identifier

klik next, sampai muncul tampilan seperti berikut.

drag and drop asset yang sudah kalian download tadi, kedalam asset folder, seperti berikut.



klik File main.Storyboard lalu klik safe area. seperti berikut 

tambahkan tombol pada safe area. 



tambahkan constraint pada tombol yang tadi di tambahkan. 

edit property dari button seperti berikut, hilangkan text "button" lalu tambahkan image ke button, seperti berikut.


lalu drag file mp3 dari asset tadi, ke dalam project. seperti berikut 

buat action button di view class controller seperti berikut.

lalu lakukan build dengan klik tombol play, di pojok kiri atas.



yup, project pertama kita telah selesai, apabila ada pertanyaan silahkan layangkan di bawah. 
semoga bermanfaat.

Senin, 25 September 2017

Screencast : Unit Testing With PHPUnit



hello guys, here we are. we will learn about testing like unit test or test driven development, but in this case we will learn about unit test using phpunit. we know that phpunit is the framework test that very popular for web development instead of the other testing framework like laravel dust. or something else.

in this case, i want to share with you all about screencast that much benefit for you that courious about to learn testing. before that, is you know how the test work? is it we clicked all website or something? NO!!. test work using console and its work when we code our test to achieve something. like when we assert to login or register we code that assert must be achieve true or something else response to be "success" or "200".

what is benefit if we use unit test in our project? 
1. it much easier to test 
2. it decrease error before our project up to production
3. it make our project more maintainable.
4. it make us more profesional :D

what is disanvantages of using unit test?
1. more code to write
2. more hour to end up your project
3. more hard to code

so, i think if you choose to be more profesional developer, you should choose using unit test from now.  goodluck!

in this morning i got ten screencast free about unit test from youtube. i think it whorted for you. its teach us step by step and very easy to learn. here we go, look at the list video in the bellow.

















congrats guys.. hope you enjoy this tutorial and that screencast above. thankyou verymuch ^_^

Rabu, 23 Agustus 2017

Laravel Route : Pengertian Router Resource




bill.web.id, Router laravel adalah kode program yang di gunakan untuk mendefinisikan url pada project laravel kita. router memanfaatkan htaccess untuk membuat url project kita sangat seo friendly. berbada dengan CI, router pada laravel sangat customable, berapapun level url slash nya tidak berpengaruh dengan controller dan method yang di panggil. contoh

Route::get($uri, $callback);

$uri : di isi oleh url yang ingin kita buat

$callback : di isi oleh nama class dan atau method dari controller

Baca Juga :

tentu hal ini sangat menguntungkan bagi para pengamat seo, bahwa nama url sangat berpengaruh terhadap SEO,  seperti kita tau search engine mengidentifikasi url dari nama yang tersemat di dalam urlnya, jadi pengalamatan url yang bagus akan berdampak pada kemudahan halaman kita akan terindeks search engine.

Router sendiri memiliki banyak metode, tiap metode berasosiasi pada HTTP VERB, http verb yang di gunakan oleh laravel para router terdapat 5 yaitu.

  1. GET
  2. POST
  3. PUT
  4. PATCH
  5. DELETE

Baca Juga :

setiap metode tersebut memiliki keistimewaan sendiri2, cara penggunaanya sangat gampang. kalian tinggal mengganti method yang ada di router sesuai dengan http verb di atas. contoh

  • GET

Route::get($uri, $callback);
  • POST
Route::post($uri, $callback);


dan sebagainya.

Baca Juga :

tetapi, ada satu lagi method router yang perlu kalian ketahui yaitu method RESOURCE. method ini adalah method yang mewakili semua method2 di atas agar bisa di panggil hanya dalam satu baris. contoh

  • RESOURCE

Route::resource($uri, $callback);

router di atas, akan  menghasilkan router yang berstandard resource nya laravel atau restful, router yang di cetak akan berjumlah 7, tetapi hanya akan menggunakan 4 method yang dari 5 method yang ada, kenapa? karna PUT dan PATCH fungsinya sama, yaitu mengupdate data. berikut hasil dari method resource di atas.



tiap router di atas, akan berasosiasi ke dalam method CRUD (Creat, Read, Update, Delete)  yang terdapat pada controller yang di tuju. apabila kalian masih penasaran tentang router, kalian bisa langsung membaca dokumentas router yang ada di website resmi laravel.




Selasa, 22 Agustus 2017

Laravel Helper : Membuat Link Slug




bill.web.id, laravel helper adalah kumpulan function builtin yang di miliki oleh laravel untuk memudahkan para developer laravel untuk mencapai hasil atau tujuan tertentu tanpa membuat method atau functionnya sendiri. laravel helper ini berisi function yang sering di pakai atau sering di buat oleh para developer menurut laravel sendiri.

Baca Juga :

slug adalah url yang berbentuk kebab case, dimana url berformat seperti ini banyak sekali di gunakan di website2 berbasis blog, contoh medium, blogger, wordpress dll. slug adalah kalimat hasil dari pemformatan judul article atau judul halaman menjadi kebabcase ( ini-adalah-contoh-kebab-case ). 

contoh url slug adalah sebagai berikut https://technologue.id/techtology-ribut-netizen-indonesia-vs-malaysia-simbol-porno-di-bing/ . kalimat yang berada setelah domain adalah kalimat judul yang telah di format menjadi kebabcase dan di gunakan untuk url menjadi slug.

Baca Juga :

laravel menyediakan helper yang unique, yang bisa di manfaatkan oleh para developer untuk membuat url slug otomatis tanpa membuat method lagi di kode program kita. helper yang satu ini bernama str_slug() , str_slug akan langsung melakukan konversi dari kalimat yang di masukkan kedalah function ini menjadi kebabcase, contoh :

public function makeitslug()
{
$sebelumslug = "laravel helper : membuat link slug";
$setelahslug = str_slug($sebelumslug);
echo $setelahslug;
}


Baca Juga :


function di atas akan mencetak kalimat pada variable $sebelumslug menjadi seperti ini

laravel-helper-membuat-link-slug

voilaa, helper ini sering saya pakai dan menurut saya helper ini adalah helper yang sangat berguna bagi semua developer. contoh project yang sudah saya implementasikan menggunakan str_slug adalah https://tokoandalan.com  . jika kalian ingin mencari tau helper2 lain pada laravel framework, kalian bisa mengunjungi official documentasinya di laravel.com. ^_^

Minggu, 20 Agustus 2017

Intel XDK : Download Free Ebook Bahasa Indonesia Lengkap



bill.web.id, intel xdk adalah SDK buatan Intel Corporation yang memungkinkan kita untuk membuat aplikasi berbasis mobile di semua platform mobile seperti android dan ios. tidak cuma pada platform itu saja, intel xdk juga mensupport platform terkenal lain yaitu windows phone dan blackberry os. SDK serupa juga telah muncul sebelum intel xdk yaitu Phonegap, tetapi platform ini sangat tidak userfriendly terhadap developer baru karna semuanya menggunakan console. 



berbeda dengan intel xdk, sdk ini terbukti mudah di pelajari dengan user interface yang mirip dengan sdk terkenal lainnya seperti android studio dan visual studio. dengan fitur drag and drop component sdk ini semakin memanjakan para developer untuk dengan mudah mendevelop aplikasi berbasis mobile. 

Baca Juga :


intel xdk menggunakan bahasa javascript sebagai core logicnya dan html, css sebagai core UI nya. bagi para web developer khususnya frontend developer, sangat mungkin dan pasti sangat mudah untuk pindah ke dalam dunia developing mobile menggunakan intel xdk ini. 



intel xdk menggunakan cordova sebagai core utama untuk berkomunikasi dengan device android dan memanfaatkan fitur2 yang ada di android, seperti camera, photo, library, notifikasi dll. 


Baca Juga :


kelebihan dari intel xdk adalah sangat user friendly dengan adanya fitur drag and drop, dan semuanya di lakukan dengan GUI, jadi sangat mudah bagi para developer mobile baru yang hendak belajar. selain itu intel xdk juga memiliki kekurangan, yaitu sdk ini terbilang berat, anda wajib menginstall ram 4 gb jika ingin lancar mendevelop dengan sdk ini. dan juga aplikasi yang di build menggunakan intel xdk performanya lebih berat dari pada aplikasi yang di develop menggunakan native seperti android studio ataupun visual studio.


Baca Juga :


nah, tertarik nggk kalian semua sama intel xdk? pasti tertarik dong, sejak di tulisnya artikel ini link2 ebook intel xdk sangatlah banyak, bahkan berbahasa indonesia pun ada. apabila kalian tertarik untuk mencoba berhijrah ke intel xdk kalian bisa memanfaatkan ebook yang saya share di google drive ini. ada 8 ebook dan semuanya step by step dari awal develop sampai upload ke store. ebooknya gratis yuk di download ^_^ 


Sabtu, 19 Agustus 2017

Laravel Library : Chatter Forum Laravel Library



bill.web.id , Chatter adalah salah satu library yang menyediakan fitur forum di framework laravel. chatter hampir mirip sebuah cms yang sudah jadi tetapi berbentuk package pada laravel, library ini bisa kita gunakan pada project kita apabila kita membutuhkan fitur forum pada project kita.

studi kasus nya apabila kalian membuat suatu project seperti onlineshop, blog, QnA kalian akan butuh platform yang bisa menampung komunitas dari project yang kalian punya, salah satunya adalah forum. dengan menggunakan forum, kalian bisa mengetahui keberadaan komunitas dan orang2 yang tertarik dengan project kalian.
Chatter bisa jadi solusi dimana kalian bisa pakai untuk mendapatkan data dari komunitas. pada pembahasan kali ini saya akan mereview library forum ini, berikut adalah reviewnya.

kelebihan :

1. tampilan chatter flat dan simple
2. fitur yang di sediakan sangat simple dan mudah di pahami
3. mudah untuk menginstall di project kita
4. punya contributor banyak di github


kekurangan :

1. kurang customable
2. tidak bisa di update ke repository (karna file project ada di folder vendor)

contoh tampilan forum chatter di forum.technologue.id


Tampilan depan 


Form new feed


Detail feed and discuss
yup, di atas adalah 3 tampilan utama dari forum chatter, bisa dibilang simple banget, tapi menurut saya itu udah cukup buat diskusi forum. apabila kalian tertarik menggunakan library ini kalian bisa langsung masuk ke halaman repository mereka di github Devdojo . di sana sudah di sediakan langkah2 untuk melakukan instalasi library menggunakan composer.  


Senin, 31 Juli 2017

Laravel Blade : Perbedaan IF dan UNLESS





bill.web.id, hello guys, beberapa hari lalu saya bikin module laravel buat summerschool di kampus saya, karna bikin module nggk boleh asal asalan akhirnya saya coba review lagi dokumentasi laravel, pas nyampe bab blade template engine saya mendapati beberapa directive baru salah satunya yaitu unless. directive baru ini sama sama ada di kelas percabangan, menemani if else, nah sekarang pertanyaannya adalah bedanya unless dengan if else apa?.

Baca juga :

oke, jika kalian disini sudah faham tentang apa itu if else, maka unless adalah kebalikan dari if else. contoh :


@if(auth::check())

{{ "it will printed when user was loged in" }}

@endif

note : kalimat di dalam percabangan akan di cetak apabila percabangan bernilai true

@unless(auth::check())

{{ "it will printed when user was not loged in" }}

@endif

note : kalimat di dalam percabangan akan di cetak apabila percabangan bernilai false

sampai sini sudah faham belom? okeh, saya kasih clue lagi nih. apabila directive if valuenya di negasi maka hasilnya akan sama kayak menggunakan unless . 

contoh :

@if(!Auth::check()) sama dengan @unless(Auth::check())

saya kira sampai sini sudah faham yah, jadi intinya unless adalah kebalikan dari if else. okeh, semoga hari kalian menyenangkan, tetap pantengin blog saya ya. dan jangan lupa tunggu ebook laravel gratis dari saya. thanks ^_^

Minggu, 16 Juli 2017

Laravel Tips : Membuat Model, Migration dan Controller dengan Sekali Jalan


 


php artisan adalah generator laravel yang berfungsi untuk membuat file kodingan dengan mudah, seperti membuat controller, model, seeder, migration dan masih banyak lagi. artisan hanya bisa di lakukan di dalam lingkungan console, seperti cmd dan terminal. berikut akan saya tunjukan cara membuat controller, model, migration menggunakan php artisan.

# membuat controller

ketikkan perintah di bawah ini

php artisan make:controller BlogController


# membuat model

ketikkan perintah di bawah ini

php artisan make:model Blog


# membuat migration

ketikkan perintah di bawah ini

php artisan make:migration blog

# membuat seeder

ketikkan perintah di bawah ini

php artisan make:seeder BlogSeeder

# membuat migration, controller, dan model sekaligus

ketikkan perintah di bawah ini

php artisan make:model -crm Blog
perintah di atas akan mengenerate controller dengan nama BlogController dengan keadaan Resource method tertulis, model dengan nama Blog, dan migration dengan nama blogs.

masih banyak lagi perintah yang bisa di lakukan oleh php artisan, silahkan buka dokumentasi resmi laravel apabila ingin tau lebih banyak. atau kalian bisa menunggu tutorial selanjutnya dari saya. see you ^_^

Jumat, 31 Maret 2017

Laravel Library : Melihat Error Log Laravel Menggunakan Library Laravel Log Viewer




# Problem 

Error di laravel sering terjadi pada saat proses developing berjalan, pada saat terjadi error laravel memiliki notif atau pemberitahuan error secara gui, jadi developer bisa mengerti lebih jelas untuk membenarkan error yang terjadi. 

permasalahan yang seringkali terjadi pada pembuatan aplikasi berbasis laravel adalah saat website udah di upload ke server production dengan setting environment debug=false, maka saat terjadi error di suatu aksi tidak akan di munculkan errornya secara gui, apalagi yang mendapati error adalah user, jadi developer tidak akan tau ada error apabila user tidak melakukan laporan. nah untuk menyelesaikan masalah itu, kita dapat menggunakan error log viewer yang di buat oleh   , library ini berfungsi untuk mendata atau melist semua error yang terjadi saat aplikasi kita pada lingkungan production, jadi developer bisa memantau apabila terdapat error saat user menggunakan website kita. 

penampakannya seperti ini  : 


keren bukan? :D

some time you need to helped by someone that you didnt expected

naah untuk melakukan instalasi library di atas ke aplikasi kita akan saya terangkan di bawah, yuk lanjut.

pertama, buka repo ini , di sana ada langkah langkah untuk melakukan instalasi, seperti biasalah. kalo temen2 sudah sering bermain di bidang dependensi manager maka hal ini menjadi biasa saja. tapi biar afdol saya kasih tau juga langkah langkahnya. yup, next


# Install

install via composer

composer require rap2hpoutre/laravel-log-viewer
add service provider to config/app.php   in provider section


Rap2hpoutre\LaravelLogViewer\LaravelLogViewerServiceProvider::class,


add route in your website route file

Route::get('logs', '\Rap2hpoutre\LaravelLogViewer\LogViewerController@index');


finally, go to your link app, eg : http://myapp/logs

thanks to read guys, slamat belajar. ^_^

Rabu, 29 Maret 2017

Laravel Database : Membuat Jutaan Data Dummy Menggunakan Faker Generator di Laravel



faker generator adalah salah satu library magic yang build in di laravel, dengan menggunakan library ini kita bisa membuat puluhan, ratusan bahkan jutaan data dummy dengan hanya sekali pukul. udah kebayang belom? kalo belom kita langsung aja masuk ke praktiknya.

like foolest people gonna smart when use faker

oke guys, lets do this.

pertama tama, liat diagram berikut yak, biar runtut langkah langkahnya



naah langkah runtutnya kurang lebih seperti ini 
create migration->model->faker->seeder->execute->test

oke guys, mari kita buat migrationnya, studi kasus yang mau kita buat adalah membuat artikel blog dengan table sederhana seperti berikut


1. ketikkan perintah berikut di terminal

php artisan make:migration artikel

 2. buka file migrationnya di folder database>migration>[nama migration]



3. ketikkan perintah berikut di terminal

php artisan migrate

oke guys hasilnya nanti akan seperti ini


setelah langkah di atas selesai, skrg kita masuk ke langkah membuat model

1. ketikkan perintah berikut di terminal untuk membuat model

php artisan make:model Artikel
2. deklarasi variable $table untuk menentukan table mana yang akan di manage

berikut kodenya





nah, akhirnya modelnya sudah jadi. skrg kita lanjut ke langkah pembuatan factory . yaitu bagian utama di tutorial ini

1. masuk ke folder database>factories lalu buka file ModelFactory.php 

2. ketikkan kode berikut untuk membuat data dummy dari table artikel



contoh kode factory udah bisa di lihat di file ModelFactory itu sendiri, yaitu ada factory dari model user, jadi kode yang perlu kalian perhatikan adalah di bagian scope return di setiap factorynya. seperti berikut

return [
 'name' => $faker->firstNameFemale, //kode faker
];

pada kode faker di atas banyak skali variannya, seperti alamat, kota, no telphone, email, username, sampai dummy images pun ada. woww banget kan. nah apabila kalian pengen tau lengkapnya bisa lihat di repository dari faker itu sendiri, disini

oke, next, selanjutnya kita akan masuk ke step create seeder , pada langkah ini kita cukup simple

1. ketikkan perintah berikut di terminal

php artisan make:seeder DummyArtikel

2. buka file seeder di database>seeds. lalu ketikkan kode berikut di dalam function run


factory(App\Artikel::class, 100)->create();

jumlah 100 bisa kalian ganti2 sesuai kebutuhan kalian, jadi kalo mau satu juga ya tinggal kasih aja angka 1 juta wkwkwk. oke guys faham ya sampe sini. great!

lanjutt

finally kita akan masuk ke langkah2 terakhir yaitu eksekusi dan test

1. ketikkan perintah berikut untuk melakukan seeding ke table yang udah kita buat tadi dari mulai langkah pertama

php artisan db:seed --class="DummyArtikel"

2. hasil dari command di atas akan memberikan data dummy sebanyak 100 row kedalam table artikel. seperti berikut




voilaaa, 100 rows udah masuk  ke dalam table kita. slamat guys

apabila ada pertanyaan atau error, silahkan layangkan di komentar ya. good luck ^_^

Mengapa .env File Laravel Tidak Terupload / Tercommit ke Git



.env file atau bisa kita bilang "environment file" atau file yang berisi variable constan untuk memberikan value secara global ke dalam aplikasi kita. file ini berisi variable dan value yang sensitif yang membuatnya sangat riskan atau beresiko apabila di ketahui oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
contoh  seperti berikut ini


file .env di atas memiliki informasi sensitif seperti host, user dan password dari database kita. maka dari itu kita sebagai developer harus pintar-pintar untuk memperlakukan .env file ini, secara default apabila kita upload ke hosting atau vps file .env ini tidak akan bisa di akses secara global dari host kita, karna letak root host kita ada di folder public yang notabene berada di satu level ke atas folder dari posisi .env. jadi user awam tidak akan bisa mengakses dari host kita eg : http://angon.dev/.env .

nah kalo ke git gmn? apabila kita menggunakan version controller seperti github, gitlab, bitbucket. secara default git akan memasukkan nama file ".env" ke dalam list file .gitignore . git ignore berfungsi sebagai exception untuk semua file yang tidak boleh/tidak bisa di commit eg : assets, dot file dll. nah ".env" termasuk di dalamnya dan otomatis default sejak kita melakukan git init
 .

yup cukup sampe situ guys, apabila ada pertanyaan silahkan layangkan ke komentar di bawah, oke ^_^

Kamis, 15 September 2016

Install, Update dan Remove Paket Library PHP Menggunakan Composer | Learn and Practice



composer adalah package manager khusus php yang berguna untuk segala manajemen paket atau library seperti : install, update, remove, dll.

composer juga bisa dibuat untuk menginstall framework seperti codeigniter, laravel, slim dll.




package manager di setiap bahasa pemrograman berbeda beda, kalo temen2 pernah make java, package managernya adalah maven, dan banyak package manager lain :

  • python :  pip
  • ruby : gem
  • javascipt :  npm dan bower
  • java : maven
 dll

cara install composer bisa di lihat di website resminya,

Note : mengingat cara install composer berbeda beda tiap versinya maka tidak saya buatkan tutor installnya.

saya asumsikan kalian sudah install composer, so lets moving on.

buka terminal (linux/macos) atau cmd (windows) . ketikkan command berikut untuk melihat perintah2 apa saja yang ada di dalam composer.

composer --help

 hasilnya akan seperti berikut


udah tau kan perintah-perintahnya composer apa aja? banyak kan hehe. but dont worry, dalam tutorial kali ini saya nggk akan menjelaskan semuanya karna udah ada di dokumentasi composer sendiri.

oke. lanjut ke langkah install package menggunakan composer . 

Note : langkah instalasi ini saya lakukan di framework laravel dan paket yang saya install adalah php-goose untuk scrapping data



ketikkan perintah berikut di terminal

  1. Install Paket dari composer.json

    edit atau buat composer.json dengan menyertakan nama paket yang akan di install pada key : require-dev
    contoh :


    setelah itu ketikkan command berikut :
     
    composer install

    hasilnya akan seperti berikut :



    cukup mudah bukan? ada yang lebih mudah lagi lho, lanjut ke langkah selanjutnya. ^_^
  2. Install Paket Langsung dari Comand Line

    buka terminal/cmd kalian, ketikkan command berikut :
    composer require scotteh/php-goose --dev
    perintah di atas akan mendownload dan memasang paket ke folder vendor, sekaligus mengupdate file composer.json.
    hasilnya akan seperti berikut :

  3.  Update Paket

    ketikkan command berikut :
    composer update
    perintah ini akan melakukan update di semua paket yang ada di dalam composer.json
    hasilnya seperti ini

  4. Remove Paketketikkan command berikut :

    composer remove scotteh/php-goose
     perintah ini akan menghilangkan paket php-goose yang kita install sebelumnya.

    hasilnya akan seprerti berikut :


    oke. langkah-langkah pokoknya udah selesai, silahkan pelajari lagi dan lakukan langkahnya dengan benar, hasil yang di atas tidak akan sama persis dengan punya kalian, karna beberapa perubahan yang udah saya lakukan di lingkungan development saya. so ? pokoknya nggk ada error merah di command line anda, maka anda melakukannya dengan benar. hehe

    keep code guys ^_^

Search