Showing posts with label Laravel. Show all posts
Showing posts with label Laravel. Show all posts



bill.web.id, Router laravel adalah kode program yang di gunakan untuk mendefinisikan url pada project laravel kita. router memanfaatkan htaccess untuk membuat url project kita sangat seo friendly. berbada dengan CI, router pada laravel sangat customable, berapapun level url slash nya tidak berpengaruh dengan controller dan method yang di panggil. contoh

Route::get($uri, $callback);

$uri : di isi oleh url yang ingin kita buat

$callback : di isi oleh nama class dan atau method dari controller

Baca Juga :

tentu hal ini sangat menguntungkan bagi para pengamat seo, bahwa nama url sangat berpengaruh terhadap SEO,  seperti kita tau search engine mengidentifikasi url dari nama yang tersemat di dalam urlnya, jadi pengalamatan url yang bagus akan berdampak pada kemudahan halaman kita akan terindeks search engine.

Router sendiri memiliki banyak metode, tiap metode berasosiasi pada HTTP VERB, http verb yang di gunakan oleh laravel para router terdapat 5 yaitu.

  1. GET
  2. POST
  3. PUT
  4. PATCH
  5. DELETE

Baca Juga :

setiap metode tersebut memiliki keistimewaan sendiri2, cara penggunaanya sangat gampang. kalian tinggal mengganti method yang ada di router sesuai dengan http verb di atas. contoh

  • GET

Route::get($uri, $callback);
  • POST
Route::post($uri, $callback);


dan sebagainya.

Baca Juga :

tetapi, ada satu lagi method router yang perlu kalian ketahui yaitu method RESOURCE. method ini adalah method yang mewakili semua method2 di atas agar bisa di panggil hanya dalam satu baris. contoh

  • RESOURCE

Route::resource($uri, $callback);

router di atas, akan  menghasilkan router yang berstandard resource nya laravel atau restful, router yang di cetak akan berjumlah 7, tetapi hanya akan menggunakan 4 method yang dari 5 method yang ada, kenapa? karna PUT dan PATCH fungsinya sama, yaitu mengupdate data. berikut hasil dari method resource di atas.



tiap router di atas, akan berasosiasi ke dalam method CRUD (Creat, Read, Update, Delete)  yang terdapat pada controller yang di tuju. apabila kalian masih penasaran tentang router, kalian bisa langsung membaca dokumentas router yang ada di website resmi laravel.







bill.web.id, laravel helper adalah kumpulan function builtin yang di miliki oleh laravel untuk memudahkan para developer laravel untuk mencapai hasil atau tujuan tertentu tanpa membuat method atau functionnya sendiri. laravel helper ini berisi function yang sering di pakai atau sering di buat oleh para developer menurut laravel sendiri.

Baca Juga :

slug adalah url yang berbentuk kebab case, dimana url berformat seperti ini banyak sekali di gunakan di website2 berbasis blog, contoh medium, blogger, wordpress dll. slug adalah kalimat hasil dari pemformatan judul article atau judul halaman menjadi kebabcase ( ini-adalah-contoh-kebab-case ). 

contoh url slug adalah sebagai berikut https://technologue.id/techtology-ribut-netizen-indonesia-vs-malaysia-simbol-porno-di-bing/ . kalimat yang berada setelah domain adalah kalimat judul yang telah di format menjadi kebabcase dan di gunakan untuk url menjadi slug.

Baca Juga :

laravel menyediakan helper yang unique, yang bisa di manfaatkan oleh para developer untuk membuat url slug otomatis tanpa membuat method lagi di kode program kita. helper yang satu ini bernama str_slug() , str_slug akan langsung melakukan konversi dari kalimat yang di masukkan kedalah function ini menjadi kebabcase, contoh :

public function makeitslug()
{
$sebelumslug = "laravel helper : membuat link slug";
$setelahslug = str_slug($sebelumslug);
echo $setelahslug;
}


Baca Juga :


function di atas akan mencetak kalimat pada variable $sebelumslug menjadi seperti ini

laravel-helper-membuat-link-slug

voilaa, helper ini sering saya pakai dan menurut saya helper ini adalah helper yang sangat berguna bagi semua developer. contoh project yang sudah saya implementasikan menggunakan str_slug adalah https://tokoandalan.com  . jika kalian ingin mencari tau helper2 lain pada laravel framework, kalian bisa mengunjungi official documentasinya di laravel.com. ^_^



bill.web.id , Chatter adalah salah satu library yang menyediakan fitur forum di framework laravel. chatter hampir mirip sebuah cms yang sudah jadi tetapi berbentuk package pada laravel, library ini bisa kita gunakan pada project kita apabila kita membutuhkan fitur forum pada project kita.

studi kasus nya apabila kalian membuat suatu project seperti onlineshop, blog, QnA kalian akan butuh platform yang bisa menampung komunitas dari project yang kalian punya, salah satunya adalah forum. dengan menggunakan forum, kalian bisa mengetahui keberadaan komunitas dan orang2 yang tertarik dengan project kalian.
Chatter bisa jadi solusi dimana kalian bisa pakai untuk mendapatkan data dari komunitas. pada pembahasan kali ini saya akan mereview library forum ini, berikut adalah reviewnya.

kelebihan :

1. tampilan chatter flat dan simple
2. fitur yang di sediakan sangat simple dan mudah di pahami
3. mudah untuk menginstall di project kita
4. punya contributor banyak di github


kekurangan :

1. kurang customable
2. tidak bisa di update ke repository (karna file project ada di folder vendor)

contoh tampilan forum chatter di forum.technologue.id


Tampilan depan 


Form new feed


Detail feed and discuss
yup, di atas adalah 3 tampilan utama dari forum chatter, bisa dibilang simple banget, tapi menurut saya itu udah cukup buat diskusi forum. apabila kalian tertarik menggunakan library ini kalian bisa langsung masuk ke halaman repository mereka di github Devdojo . di sana sudah di sediakan langkah2 untuk melakukan instalasi library menggunakan composer.  






bill.web.id, hello guys, beberapa hari lalu saya bikin module laravel buat summerschool di kampus saya, karna bikin module nggk boleh asal asalan akhirnya saya coba review lagi dokumentasi laravel, pas nyampe bab blade template engine saya mendapati beberapa directive baru salah satunya yaitu unless. directive baru ini sama sama ada di kelas percabangan, menemani if else, nah sekarang pertanyaannya adalah bedanya unless dengan if else apa?.

Baca juga :

oke, jika kalian disini sudah faham tentang apa itu if else, maka unless adalah kebalikan dari if else. contoh :


@if(auth::check())

{{ "it will printed when user was loged in" }}

@endif

note : kalimat di dalam percabangan akan di cetak apabila percabangan bernilai true

@unless(auth::check())

{{ "it will printed when user was not loged in" }}

@endif

note : kalimat di dalam percabangan akan di cetak apabila percabangan bernilai false

sampai sini sudah faham belom? okeh, saya kasih clue lagi nih. apabila directive if valuenya di negasi maka hasilnya akan sama kayak menggunakan unless . 

contoh :

@if(!Auth::check()) sama dengan @unless(Auth::check())

saya kira sampai sini sudah faham yah, jadi intinya unless adalah kebalikan dari if else. okeh, semoga hari kalian menyenangkan, tetap pantengin blog saya ya. dan jangan lupa tunggu ebook laravel gratis dari saya. thanks ^_^


 


php artisan adalah generator laravel yang berfungsi untuk membuat file kodingan dengan mudah, seperti membuat controller, model, seeder, migration dan masih banyak lagi. artisan hanya bisa di lakukan di dalam lingkungan console, seperti cmd dan terminal. berikut akan saya tunjukan cara membuat controller, model, migration menggunakan php artisan.

# membuat controller

ketikkan perintah di bawah ini

php artisan make:controller BlogController


# membuat model

ketikkan perintah di bawah ini

php artisan make:model Blog


# membuat migration

ketikkan perintah di bawah ini

php artisan make:migration blog

# membuat seeder

ketikkan perintah di bawah ini

php artisan make:seeder BlogSeeder

# membuat migration, controller, dan model sekaligus

ketikkan perintah di bawah ini

php artisan make:model -crm Blog
perintah di atas akan mengenerate controller dengan nama BlogController dengan keadaan Resource method tertulis, model dengan nama Blog, dan migration dengan nama blogs.

masih banyak lagi perintah yang bisa di lakukan oleh php artisan, silahkan buka dokumentasi resmi laravel apabila ingin tau lebih banyak. atau kalian bisa menunggu tutorial selanjutnya dari saya. see you ^_^




# Problem 

Error di laravel sering terjadi pada saat proses developing berjalan, pada saat terjadi error laravel memiliki notif atau pemberitahuan error secara gui, jadi developer bisa mengerti lebih jelas untuk membenarkan error yang terjadi. 

permasalahan yang seringkali terjadi pada pembuatan aplikasi berbasis laravel adalah saat website udah di upload ke server production dengan setting environment debug=false, maka saat terjadi error di suatu aksi tidak akan di munculkan errornya secara gui, apalagi yang mendapati error adalah user, jadi developer tidak akan tau ada error apabila user tidak melakukan laporan. nah untuk menyelesaikan masalah itu, kita dapat menggunakan error log viewer yang di buat oleh   , library ini berfungsi untuk mendata atau melist semua error yang terjadi saat aplikasi kita pada lingkungan production, jadi developer bisa memantau apabila terdapat error saat user menggunakan website kita. 

penampakannya seperti ini  : 


keren bukan? :D

some time you need to helped by someone that you didnt expected

naah untuk melakukan instalasi library di atas ke aplikasi kita akan saya terangkan di bawah, yuk lanjut.

pertama, buka repo ini , di sana ada langkah langkah untuk melakukan instalasi, seperti biasalah. kalo temen2 sudah sering bermain di bidang dependensi manager maka hal ini menjadi biasa saja. tapi biar afdol saya kasih tau juga langkah langkahnya. yup, next


# Install

install via composer

composer require rap2hpoutre/laravel-log-viewer
add service provider to config/app.php   in provider section


Rap2hpoutre\LaravelLogViewer\LaravelLogViewerServiceProvider::class,


add route in your website route file

Route::get('logs', '\Rap2hpoutre\LaravelLogViewer\LogViewerController@index');


finally, go to your link app, eg : http://myapp/logs

thanks to read guys, slamat belajar. ^_^


faker generator adalah salah satu library magic yang build in di laravel, dengan menggunakan library ini kita bisa membuat puluhan, ratusan bahkan jutaan data dummy dengan hanya sekali pukul. udah kebayang belom? kalo belom kita langsung aja masuk ke praktiknya.

like foolest people gonna smart when use faker

oke guys, lets do this.

pertama tama, liat diagram berikut yak, biar runtut langkah langkahnya



naah langkah runtutnya kurang lebih seperti ini 
create migration->model->faker->seeder->execute->test

oke guys, mari kita buat migrationnya, studi kasus yang mau kita buat adalah membuat artikel blog dengan table sederhana seperti berikut


1. ketikkan perintah berikut di terminal

php artisan make:migration artikel

 2. buka file migrationnya di folder database>migration>[nama migration]



3. ketikkan perintah berikut di terminal

php artisan migrate

oke guys hasilnya nanti akan seperti ini


setelah langkah di atas selesai, skrg kita masuk ke langkah membuat model

1. ketikkan perintah berikut di terminal untuk membuat model

php artisan make:model Artikel
2. deklarasi variable $table untuk menentukan table mana yang akan di manage

berikut kodenya





nah, akhirnya modelnya sudah jadi. skrg kita lanjut ke langkah pembuatan factory . yaitu bagian utama di tutorial ini

1. masuk ke folder database>factories lalu buka file ModelFactory.php 

2. ketikkan kode berikut untuk membuat data dummy dari table artikel



contoh kode factory udah bisa di lihat di file ModelFactory itu sendiri, yaitu ada factory dari model user, jadi kode yang perlu kalian perhatikan adalah di bagian scope return di setiap factorynya. seperti berikut

return [
 'name' => $faker->firstNameFemale, //kode faker
];

pada kode faker di atas banyak skali variannya, seperti alamat, kota, no telphone, email, username, sampai dummy images pun ada. woww banget kan. nah apabila kalian pengen tau lengkapnya bisa lihat di repository dari faker itu sendiri, disini

oke, next, selanjutnya kita akan masuk ke step create seeder , pada langkah ini kita cukup simple

1. ketikkan perintah berikut di terminal

php artisan make:seeder DummyArtikel

2. buka file seeder di database>seeds. lalu ketikkan kode berikut di dalam function run


factory(App\Artikel::class, 100)->create();

jumlah 100 bisa kalian ganti2 sesuai kebutuhan kalian, jadi kalo mau satu juga ya tinggal kasih aja angka 1 juta wkwkwk. oke guys faham ya sampe sini. great!

lanjutt

finally kita akan masuk ke langkah2 terakhir yaitu eksekusi dan test

1. ketikkan perintah berikut untuk melakukan seeding ke table yang udah kita buat tadi dari mulai langkah pertama

php artisan db:seed --class="DummyArtikel"

2. hasil dari command di atas akan memberikan data dummy sebanyak 100 row kedalam table artikel. seperti berikut




voilaaa, 100 rows udah masuk  ke dalam table kita. slamat guys

apabila ada pertanyaan atau error, silahkan layangkan di komentar ya. good luck ^_^


.env file atau bisa kita bilang "environment file" atau file yang berisi variable constan untuk memberikan value secara global ke dalam aplikasi kita. file ini berisi variable dan value yang sensitif yang membuatnya sangat riskan atau beresiko apabila di ketahui oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
contoh  seperti berikut ini


file .env di atas memiliki informasi sensitif seperti host, user dan password dari database kita. maka dari itu kita sebagai developer harus pintar-pintar untuk memperlakukan .env file ini, secara default apabila kita upload ke hosting atau vps file .env ini tidak akan bisa di akses secara global dari host kita, karna letak root host kita ada di folder public yang notabene berada di satu level ke atas folder dari posisi .env. jadi user awam tidak akan bisa mengakses dari host kita eg : http://angon.dev/.env .

nah kalo ke git gmn? apabila kita menggunakan version controller seperti github, gitlab, bitbucket. secara default git akan memasukkan nama file ".env" ke dalam list file .gitignore . git ignore berfungsi sebagai exception untuk semua file yang tidak boleh/tidak bisa di commit eg : assets, dot file dll. nah ".env" termasuk di dalamnya dan otomatis default sejak kita melakukan git init
 .

yup cukup sampe situ guys, apabila ada pertanyaan silahkan layangkan ke komentar di bawah, oke ^_^



Composer adalah package manager php untuk menginstall library-library, kalo temen2 pernah memakai bahasa pemrograman java, pasti nggk asing mengenal library.

contoh : 

import java.io.*;


laravel juga bisa di install melalui composer layaknya library, jadi setelah tau caranya install laravel via composer, sedikit banyak kalian akan faham gimana caranya install package. btw tutorial ini merujuk pada dokumentasi website laravel, so keep reading and go scroll.
NB: langkah-langkah di bawah menggunakan terminal linux

  • Install dengan composer


1. Install Composer

instalasi composer memiliki banyak perubahan di beberapa versi, dan dari website resminya pun menyarankan untuk tidak membuat tutorial cara installnya, karna bisa jadi untuk versi selanjutnya akan berbeda lagi cara installnya. jadi, install sesuai dengan apa yang ada di website resminya aja ya. hehe jika ada kendala silahkan koment di bawah ya, pasti saya jawab.  ^_^ 

2. Install Laravel


setelah kalian install composer, sekarang saatnya kita install laravelnya. perintah berikut saya klasifikasi menjadi 3 bagian sesuai keinginan saya hehe, but i think its gonna easy for you guys. keep reading

a. Basic Command 

perintah yang paling simple .



composer create-project laravel/laravel 

b. Middle Command 

perintah untuk install dengan memberi nama project .

composer create-project laravel/laravel [your project name]

c. Expert Command 

perintah untuk install dengan memberi nama project dan menentukan versi laravel .


composer create-project laravel/laravel [your project name] [version eg: 5.3.*]



d. Optional Command 

tambahan perintah untuk membedakan source or dist installation .

composer create-project laravel/laravel --prefer-dist


composer creat-project laravel/laravel --prefer-source

setelah melakukan perintah-perintah di atas, kalian akan di tuntut untuk menunggu proses instalasi sampai selesai. 



proses ini hanya memakan waktu 30-60 detik aja, tergantung juga dengan koneksi kalian. btw installnya harus online .


  • Install dengan Laravel Instant Builder


1. Install Laravel Instant Builder

cara install laravel instant builder juga menggunakan composer, jadi setelah membaca langkah-langkah di atas pasti udah faham lah gimana cara make composer. berikut perintahnya

composer global require "laravel/installer"

setelah sukses menjalankan perintah di atas, anda akan dapat menjalankan perintah "laravel". coba ketik perintah berikut

laravel --help

voilaaa. laravel instant builder has completely install .

2. Create Laravel Project

langkah instalasi menggunakan instant builder sangatlah mudah, nggk seribet make composer. yah namanya framework, semuanya serba universal, sampai instalasi pun di usahakan tetep universal.

ketikkan perintah berikut di terminal untuk menginstall laravel

laravel new [nama project]


setelah anda menjalankan perintah di atas maka anda akan mendapati proses instalasi seperti berikut



tunggu hingga selesai,


instalasi di katakan berhasil apabila ada kalimat "Application ready! Build something amazing." seperti pada gambar di atas.


hmmm. mudah bukan? yak ginilah laravel, bener-bener memanjakan developer. jika kalian mendapatkan error sepanjang tutorial ini, silahkan ajukan pertanyaan di kolom komentar. keep code guys. ^_^



Laravel adalah salah satu web framework yang saat ini sering di bicarakan, apa sih laravel? apa keuntungannya memakai framework ini?.
hmm. saya pribadi merasakan laravel sangat powerful untuk developing website apalagi untuk skala besar, laravel sangat scallable untuk pengembangan secara lanjut, dengan dukungan lingkungan yang cocok. 

Yes, laravel is powerful enough

framework ini menyediakan banyak fitur dan keunggulan yang sangat cocok dengan web modern saat ini, sampai tulisan ini di buat laravel sudah mencapai versi 5.3, dengan banyak perubahaan seperti penambahan asset untuk vuejs dan perubahan struktur folder route yang lebih rapi.

Laravel sendiri telah banyak memiliki kemajuan dan banyak developer yang merasakan nyamannya menggunakan framework ini, sampai saat ini pengguna laravel semakin banyak di seluruh dunia. saya kutip statistik website pengguna laravel dari link ini hasilnya sangat bagus skali peningkatan pengguna laravel semakin banyak tiap bulannya.


Most usage, and increase every months

beberapa hal yang saya suka dari penggunaan laravel adalah

1. Mudah di Install


banyak cara untuk menginstall laravel, mulai dari download source langsung, install memakai laravel, sampai dari laravel instant builder. saya sarankan bagi pemula memulai dengan menginstall menggunakan composer, karna akan sering skali developer laravel menggunakan composer, salah satunya adalah saat pemasangan.


2. Dukungan Paket Library yang banyak



laravel framework saat ini telah memiliki banyak komunitas sehingga banyak juga developer yang membuat library yang mendukung di pakai di laravel. hanya dengan menggunakan composer anda sudah bisa menginstall banyak library laravel yang sudah di sediakan untuk membuat aplikasi yang luar biasa.


3. Praktis menggunakan Artisan CLI



laravel memiliki built ini manager yaitu artisan, file ini akan melakukan eksekusi pembuatan model, migrations, controller, database seeding dll. adanya cli manager ini semakin memudahkan developer untuk mengembangkan aplikasi yang di buatnya, dan semakin universal kode yang di gunakan karna telah di tentukan oleh command artisan sendiri.

Mengenal Ketangguhan Laravel PHP Artisan | Learn and Practice

4. Menggunakan Template Engine Blade




blade merupakan template engine yang di buat oleh laravel untuk memudahkan developer dalam management dan penulisan sintax data di sisi VIEW aplikasi.

Mempercantik Struktur VIEW Menggunakan Laravel Blade | Learn and Practice

5. Support Container




laravel memiliki container sendiri namanya adalah laravel homestead, container ini di khususkan untuk laravel dan telah di dukung banyak software developing yang siap untuk di gunakan dalam scalability apps.


6. Menggunakan Eloquent ORM




eloquent orm adalah salah satu management database yang di buat oleh laravel. sebenernya laravel sudah memiliki management data lain yaitu db facade, tapi eloquent membuat struktur database kita lebih rapi dan memudahkan developer membaca sintaxnya walaupun aplikasi berskala enterprise.

Keunggulan dan Kekurangan Laravel Eloquent

7. Dukungan komunitas yang besar




hal ini adalah salah satu alasan kenapa memilih laravel. sejak boomingnya laravel di tahun 2015, dukungan komunitas nya semakin besar dan banyak sekali komunitas pencinta laravel yang siap membantu anda apabila ada masalah, saya sendiri setiap kali ada error dalam pembuatan web menggunakan laravel pasti ada jawabannya di laracast atau stackoverflow. indonesia telah memiliki komunitas laravel yang besar dan aktif, namanya adalah id laravel. berikut forum dan website aktifnya.

7 Situs Idaman Developer Seluruh Dunia

sebenernya banyak hal keunggulan laravel dari pada framework lain yang belom saya tulis, tapi lebih baik pembaca mulai saja mencoba framework ini mulai dari cara menginstall sampai coding nya. happy Coding guys. ^_^



Previous PostOlder Posts Home